Selamat datang di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Undaris Ungaran

WEBINAR PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2021: “PREDIKSI DAN INOVASI PEMBELAJARAN DI MASA DEPAN”

fkip.undaris.ac.id - Pada hari Senin (03/05/2021), FKIP Undaris menyelenggarakan Webinar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2021 dengan mengangkat tema: “Prediksi dan Inovasi Pembelajaran di Masa Depan.” Webinar yang dikonsep oleh mahasiswa BEM FKIP dan berkolaborasi dengan Dosen FKIP Undaris  berjalan dengan lancar dan sukses. Acara dimulai dari pkl. 09.00 s.d 12.00 WIB. Peserta yang hadir dalam Webinar sekitar 180 peserta yang diikuti oleh mahasiswa, guru, dosen, dan umum. Moderator yang memimpin jalannya Webinar yaitu Nimas Puspitasari, M.Pd., dengan menghadirkan pembicara pertama yaitu Dr. Sutomo, M.Pd., selaku Dosen PPKn Undaris, dan Edi Subkhan, S.Pd., M.Pd. selaku Dosen Teknologi Pendidikan FIP Unnes.

Pengantar Webinar disampaikan oleh Dekan FKIP Undaris yaitu Drs. H. Abdul Karim, M.H., bahwa prediksi pembelajaran ke depan yang lebih tepat yaitu blended learning. Artinya pembelajaran yang bersifat umum dilakukan by online dan yang bersifat teknis dilakukan by offline dalam rangka menyikapi masa Pandemi Covid-19.

Pada kesempatan pertama yaitu Dr. Sutomo, M.Pd., menyampaikan beberapa materi penting yaitu pertama, rekomendasi UNESCO yaitu: (learning to know, learning to do, learning to be, dan learning live together). Kedua, pemikiran Ki Hajar Dewantara yaitu (Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani). Ketiga, kompetensi guru, meliputi: Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Sosial, dan Kompetensi Profesional. Keempat, Kompetensi Guru 6C (Critical thinking, Creativity, Collaboration, Compassion, Communication, Computation logic). Kelima, basic skills (kemampuan adaptif, kreativitas, learning) dan belajar dari Pandemi. Keenam, membahas mengenai program “Merdeka Belajar,” meliputi: digitalisasi sekolah, dari ujian nasional ke asesmen kompetensi minimum, survei karakter, pemanfaatan teknologi, dan peran orang tua. Selanjutnya, Edi Subkhan, S.Pd., M.Pd. menyampaikan beberapa hal penting yaitu: Pertama, pengertian dan peluang blended learning. Kedua, model blended learning. Ketiga, prinsip dan kendala blended learning.

Simpulan pada Webinar ini yaitu prediksi pembelajaran di masa depan lebih bersifat fleksibel, adaptif, dan simpel. Pembelajaran tidak harus dilakukan secara tatap muka secara terus menerus, namun dapat dikolaborasikan dengan pembelajaran online (blended learning) dengan menyesuaikan kemampuan peserta didik dan daya dukung lingkungan pendidikan. Sedangkan inovasi pembelajaran di masa depan tidak bisa lepas dari pemanfaatan teknologi, informasi, dan komunikasi. Pengajar harus bisa memanfaatkan platform/ aplikasi pembelajaran dan mampu memproduksi media pembelajaran yang menarik, kreatif, dan inovatif. Dengan adanya konsep merdeka belajar diharapkan dapat memerdekakan para siswa dalam mengembangkan daya pikir sesuai pengetahuan dan pengalaman mereka, memerdekakan guru/ dosen dari hal yang sifatnya administratif mengarah pada hal yang produktif, dan semua orang dapat memperoleh pendidikan tanpa terkendala biaya, jarak, dan waktu. (Penulis: Alil Rinenggo)

Back to Top