Pada Sabtu, 7 Maret 2026, kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia (PKBI) diselenggarakan di Gedung Cipto Mangunkusumo sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas penggunaan bahasa Indonesia secara profesional dan akademik. Kegiatan ini merupakan program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui unit pelaksana teknisnya, yaitu Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah.
Acara pembukaan kegiatan PKBI secara resmi dilakukan oleh Andy Rahmadi Santoso, S.Kom., selaku Kepala Subbagian Umum. Dalam kesempatan tersebut, ia mewakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum., yang berhalangan hadir pada kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Andy Rahmadi Santoso menyampaikan pentingnya penguatan kompetensi kebahasaan, khususnya bagi para profesional yang berkecimpung dalam bidang penulisan, penyuntingan, penerjemahan, dan pendidikan. Ia menegaskan bahwa kegiatan PKBI merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam ranah akademik, administratif, dan publik.
Kegiatan PKBI tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan profesional dan akademisi yang memiliki keterkaitan langsung dengan pengembangan bahasa Indonesia. Para peserta yang hadir antara lain para penyunting, penulis, dan penerjemah yang memiliki peran penting dalam proses produksi dan diseminasi pengetahuan melalui media tulisan. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidang kebahasaan yang siap memaparkan materi terkait peningkatan kemahiran berbahasa Indonesia, baik dari aspek tata bahasa, penyuntingan naskah, maupun penerjemahan.
Tidak hanya diikuti oleh para praktisi dan profesional, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman (UNDARIS). Kehadiran mahasiswa tersebut merupakan bentuk partisipasi aktif dunia akademik dalam mendukung penguatan kompetensi kebahasaan bagi calon pendidik. Mahasiswa yang hadir memenuhi undangan sebagai peserta PKBI diharapkan dapat memperoleh pengalaman akademik sekaligus wawasan praktis mengenai penggunaan bahasa Indonesia yang efektif dalam konteks pendidikan dan penulisan ilmiah.
Dalam kesempatan yang sama, Dr. Atrianing Yessi Wijayanti, S.Pd., M.Pd., yang menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNDARIS, turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Ia hadir mewakili Dekan FKIP UNDARIS, Sri Widayati, yang pada saat itu juga berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Atrianing Yessi Wijayanti menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah atas terselenggaranya kegiatan PKBI.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis bagi pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya bagi calon guru yang kelak akan berperan sebagai agen literasi dan pengembangan bahasa di lingkungan pendidikan. Menurutnya, kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan salah satu kompetensi fundamental yang harus dimiliki oleh seorang pendidik, mengingat bahasa merupakan sarana utama dalam proses pembelajaran dan penyampaian ilmu pengetahuan.
Lebih lanjut, Dr. Atrianing Yessi Wijayanti, S.Pd., M.Pd. juga menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa FKIP UNDARIS untuk dapat terlibat langsung dalam kegiatan PKBI. Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkaya pengalaman akademik serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan bahasa Indonesia secara tepat, efektif, dan sesuai kaidah dalam berbagai konteks komunikasi ilmiah maupun pendidikan.

Penyelenggaraan kegiatan PKBI ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam memperkuat peran bahasa Indonesia sebagai bahasa negara sekaligus bahasa ilmu pengetahuan. Dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari praktisi bahasa, akademisi, hingga mahasiswa, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas literasi dan profesionalisme penggunaan bahasa Indonesia di berbagai sektor.
Melalui kegiatan ini pula diharapkan terjalin sinergi antara lembaga pemerintah, institusi pendidikan tinggi, serta para praktisi bahasa dalam mengembangkan dan memartabatkan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang mampu mengakomodasi kebutuhan komunikasi ilmiah, akademik, dan profesional di era globalisasi.