Ungaran – Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman (UNDARIS) kembali menggelar Wisuda Sarjana dan Magister ke-75 pada Kamis, 21 Mei 2026 di The Wujil Resort & Conventions. Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru dengan diikuti sebanyak 173 wisudawan dan wisudawati dari berbagai program studi di lingkungan UNDARIS.
Wisuda ke-75 ini menjadi momentum penting bagi para lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan pada jenjang sarjana maupun magister. Para wisudawan berasal dari Program Studi Manajemen, Teknik Sipil, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Peternakan, Pendidikan Agama Islam, Program Magister Ilmu Hukum, serta Program Magister Agama Islam.
Kegiatan wisuda dihadiri sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintah, akademisi, alumni, dan aparat penegak hukum. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Semarang Dra. Nur Arifah, Sekretaris Dinas Damkar Kota Semarang Ade Bhakti Ariawan, S.H., M.A.P., perwakilan Kopertais Jawa Tengah Prof. Dr. H. Rokhmadi, M.Ag., serta Kapolres Semarang yang diwakili oleh Kabag SDM Kompol Rinto.
Turut hadir pula jajaran Yayasan UNDARIS, yakni Ketua Pembina Yayasan Hj. Siti Farida, S.H., M.H., Ketua Pengurus Yayasan Dr. Drs. H. Amir Mahmud, M.M., M.Pd.I, Pengawas Yayasan H. Mawardi Hidayat, B.A., serta Sekretaris Yayasan UNDARIS Sutejo Bajuri, M.H.. Kehadiran para tamu undangan dan jajaran yayasan menambah semarak sekaligus memberikan dukungan moral kepada para lulusan yang resmi dikukuhkan pada kesempatan tersebut.
Suasana haru dan bangga tampak menyelimuti prosesi wisuda, terutama ketika para wisudawan menerima pengukuhan sebagai tanda resmi selesainya masa studi mereka di UNDARIS. Para orang tua dan keluarga yang hadir turut memberikan apresiasi dan dukungan kepada para lulusan atas perjuangan selama menempuh pendidikan tinggi.
Dalam wisuda kali ini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNDARIS turut meluluskan sebanyak 16 mahasiswa yang terdiri atas 4 mahasiswa Program Studi PPKn dan 12 mahasiswa Program Studi PGSD. Capaian tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi FKIP UNDARIS dalam mencetak tenaga pendidik yang berkualitas dan siap bersaing di dunia pendidikan.
Prestasi membanggakan juga diraih oleh lulusan terbaik dari masing-masing program studi di lingkungan FKIP. Lulusan terbaik Program Studi PPKn diraih oleh Novita Diah Afsari dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,70. Sementara lulusan terbaik Program Studi PGSD diraih oleh Annisa Wahyu Kumalasari dengan IPK 3,84.
Pencapaian tersebut menjadi bukti semangat belajar dan dedikasi mahasiswa selama menjalani proses pendidikan di UNDARIS. Selain prestasi akademik, para lulusan juga diharapkan memiliki kemampuan adaptasi, karakter yang baik, serta mampu menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan zaman.
Dalam sambutannya, pihak universitas menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan baru dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia profesional. Para wisudawan diharapkan dapat menjaga nama baik almamater serta terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri di berbagai bidang.
UNDARIS juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang unggul, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat. Melalui kegiatan wisuda ini, UNDARIS berharap para lulusan dapat menjadi generasi yang tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat pengabdian.
“Wisuda merupakan langkah awal untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama masa perkuliahan. Kami berharap seluruh lulusan UNDARIS dapat menjadi insan yang bermanfaat, profesional, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” demikian harapan yang disampaikan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati UNDARIS.
Dengan terselenggaranya Wisuda Sarjana dan Magister ke-75 ini, UNDARIS kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang terus berupaya mencetak sumber daya manusia berkualitas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di era globalisasi.